Literasi menjadi kemampuan yang harus ditingkatkan oleh siswa dalam menghadapi arus perkembangan zaman yang semakin pesat. Literasi tak hanya kecakapan membaca saja, namun lebih luas dari hal tersebut. Literasi merupakan serangkaian kemampuan dan kecakapan individu dalam membaca, menulis, berhitung, dan mengolah informasi untuk menemukan pemecahan masalah pada kehidupan sehari-hari. Berdasarkan Gerakan Literasi Nasional (GLN) yang digagas oleh pemerintah terdapat 6 literasi dasar yakni, Literasi Baca Tulis, Literasi Numerasi, Literasi Sains, Literasi Finansial, Literasi Digital, dan Literasi Budaya & Kewarganegaraan. Gagasan GLN tersebut menjadi dasar kegiatan setiap sekolah dalam melakukan Gerakan Literasi Sekolah, khususnya pada MA Annuriyah Malang.
MA Annuriyah Malang tak hanya menjalankan 6 literasi, namun juga 1 literasi khusus yang menjadi ciri khas sekolah ini. Literasi tersebut ialah Literasi Al-Qur’an yang menjadi ciri khas sekolah ini karena berada di lingkungan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Annuriyah Kota Malang. Seluruh siswa MA Annuriyah Kota Malang merupakan seorang tahfidz qur’an, bahkan terdapat beberapa siswa yang sudah menghafalkan 30 Juz. Literasi Al-Qur’an merupakan kecakapan yang dapat dipelajari serta dikembangkan baik dalam hal menulis, membaca, dan memahami makna kandungan dari Al-Qur'an, sejarah, dan riwayat Al-Qur'an serta ajaran moral terkandung di dalamnya. Dalam pelaksanaannya kegiatan literasi Al-Qur’an dilakukan dengan bersinergi dengan Pondok Pesantren serta diperkuat pada mata pelajaran Fiqih, Akidah Akhlak, Qur’an Hadist, dan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI).
Kegiatan Literasi Baca-Tulis pada MA Annuriyah dilaksanakan dengan diintegrasikan dalam seluruh mata pelajaran, khususnya Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab.
Setiap Guru diberikan keleluasaan dalam menerapkan literasi baca tulis dalam pembelajaran. Dalam pelaksanaannya terdapat beberapa kegiatan seperti melakukan penelitian sederhana lalu membuat laporan, melakukan resensi buku yang telah dibaca, membuat kolase berita koran, dan melakukan siniar. Selain itu, dalam meningkatkan minat baca siswa, terdapat kegiatan membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai. Siswa diberikan waktu dari pukul 07.00 hingga 07.15 untuk membaca buku yang telah disediakan oleh tim literasi, namun kegiatan ini tidak mampu berjalan dengan baik dikarenakan ketersediaan buku non pelajaran yang minim sehingga beberapa guru menyiasati dengan memberikan video atau menampilkan bacaan menggunakan layar proyektor. Namun kegiatan 15 menit tersebut mulai semester ini sudah diganti dengan kegiatan pagi berbahasa yakni menghafalkan serta memaknai kosakata sederhana bahasa inggris atau bahasa arab seperti jenis pekerjaan, buah-buahan, sayuran-sayuran, dan lain sebagainya. Namun, setiap tahun sekolah selalu bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang dalam memberikan akses bacaan kepada siswa, yakni melakukan kegiatan Perpustakaan Keliling
Perpustakaan keliling Kota Malang menjadi perpanjangan tangan dalam memberikan akses bacaan kepada masyarakat melalui mobil keliling. Setelah bersurat dengan Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang, akhirnya MA Annuriyah mendapatkan kunjungan pada tanggal 06 November 2024. Kedatangan Perpustakaan keliling disambut baik dan riang gembira oleh para siswa. Terdapat ratusan buku yang disediakan sehingga para siswa dapat mendapatkan bacaan yang bervariasi, mulai dari buku anak, sejarah, novel, komik, hingga bacaan fiksi maupun non fiksi lainnya. Peminjaman buku dimulai oleh para siswa terlebih dahulu yang kebanyakan mengambil buku bacaan berupa komik, novel, serta buku islami yang menarik minat mereka. Selanjutnya para siswa putri dipersilahkan untuk memilih buku bacaan mereka dan beberapa mengambil mainan atau kertas gambar yang telah disediakan. Para siswa sangat antusias dalam memilah buku yang mau dibaca dan para guru pun tak mau kalah dengan siswa untuk mencari buku bacaan. Selain itu, pihak petugas perpus juga menayangkan video literasi yang berkaitan sejarah yang menarik perhatian para siswa. Dengan adanya kegiatan perpustakaan keliling diharapkan para siswa dapat gemar membaca dan melakukan literasi.